Scroll untuk baca artikel
Berita

Ramaikan Ramadan 1447 H, Desa Buya Resmi Dibuka Wadah Pembinaan Generasi Muda

251
×

Ramaikan Ramadan 1447 H, Desa Buya Resmi Dibuka Wadah Pembinaan Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

SorotPublik.id SANANA – Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Buya bersama Pemuda Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula resmi menggelar Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (28/2/2026) malam.

Kegiatan bertema “Membentuk Generasi Islam yang Berakhlak Mulia dan Berprestasi” ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Buya, Sawal Sapsuha, serta dihadiri pemerintah kecamatan dan masyarakat setempat.

Ketua Pemuda Desa Buya, Ikbal Sapsuha, menegaskan kegiatan tersebut menjadi bukti kolaborasi nyata antara pemuda dan pemerintah desa dalam membina generasi muda.

“Saya hadir dengan harapan besar, bukan hanya dari saya pribadi, tetapi seluruh pemuda dan pemerintah desa. Pemerintah Desa Buya adalah mitra kerja yang baik. Karena itu, mari bergandeng tangan menyikapi berbagai persoalan sosial, baik lokal maupun global,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai mahasiswa dan pemuda, terdapat tanggung jawab moral sebagaimana Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Inilah bentuk nyata pengabdian kita. Apa yang kita peroleh di dunia pendidikan harus kita terapkan di kampung sendiri,” katanya.

Menurut Ikbal, tema kegiatan sangat relevan dengan momentum Ramadan. Melalui panggung Ramadan dan berbagai lomba dari tingkat SD hingga SMK, pihaknya ingin membentuk karakter generasi muda dengan nilai keislaman yang kuat.

“Tema ini tidak boleh hanya menjadi slogan. Generasi berakhlak dan berprestasi harus lahir dari desa ini, bahkan mampu bersaing hingga tingkat provinsi,” tegasnya.

Ia menyebut, esensi kegiatan ini adalah menggali potensi anak-anak dan remaja yang selama ini belum terlihat.

“Kami ingin memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil, berproses, dan berkembang agar menjadi kebanggaan Desa Buya,” pungkasnya.

Senada, Ketua Terpilih HIPMA Buya, Rianti Umanahu, menegaskan organisasi harus menjadi ruang nyaman bagi anggota untuk berkembang.

“Mari jadikan himpunan ini sebagai rumah bersama untuk meningkatkan potensi, baik akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Ia menambahkan, arah organisasi ke depan akan fokus pada kerja nyata melalui program-program terarah.

“Kami akan memperkuat peran HIPMA Buya sebagai wadah pengembangan generasi muda,” katanya.

Mewakili pemerintah kecamatan, Camat Mangoli Selatan, Hayatudin Umagap, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Juara bukanlah yang utama. Yang terpenting adalah sikap dan perilaku baik di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan keagamaan seperti ini menjadi wadah pembinaan karakter bagi anak-anak dan remaja.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar membangun kebersamaan dan menampilkan perilaku yang mencerminkan masyarakat yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Buya, Sawal Sapsuha, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan anak-anak dan masyarakat desa.

“Alhamdulillah, ini bagian dari harapan bersama dalam membina kebersamaan anak-anak melalui kegiatan positif,” ujarnya.

Ia menegaskan Semarak Ramadan bukan sekadar seremonial, tetapi momentum pembinaan karakter generasi muda.

“Ini bukan hanya perlombaan, tetapi upaya membangun kebersamaan dan pembinaan karakter anak-anak di bulan suci Ramadan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, ia secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Bismillahirrahmanirrahim, Semarak Ramadan malam ini saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya.

Diketahui, Semarak Ramadan 1447 H di Desa Buya akan berlangsung selama beberapa hari dengan rangkaian lomba dan kegiatan keagamaan, sekaligus pelantikan pengurus HIPMA Buya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *