Sorotpublik.id SANANA – Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula di desak segera mengungkap aliran Dana 10 Miliar pada kasus Korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) di Dinas Kesehatan Tahun 2021, Desakan ini datang dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sula.
Ketua Umum IMM Sula, Prabowo Sibela menyampaikan, dugaan Korupsi Dana 10 Miliar telah di tangani oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula, Kejaksaan juga suda menemukan peluang untuk mengembangkan dan mengungkap siapa aktor di balik hilangnya Uang negara sebesar 10 Miliar itu.
“Kejaksaan Negeri Sanana agar secepatnya mengungkap aliran dana 10 Miliar, bongkar siapa yang menjadi aktor Korupsi uang Negara sebesar itu,” Ucap Prabowo dengan nada tegas” Minggu, (01/02/2026)
Terpisah, Kepala Seksi Intelijen Kejari Kepulauan Sula, Fauzan Ikbal, kepada Sorotpublik.id Kamis (19/02/2026) kemarin, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran menyeluruh terhadap aliran dana 10 Miliar tersebut.
“Kami telah melakukan penelusuran dana, dan kami juga suda memiliki Rekening koran masing masing tersangka,”tegas Fauzan.
Kasus ini menjadi sorotan publik di Kabupaten Kepulauan Sula karena diduga melibatkan beberapa pejabat di Pemda Sula. Dugaan adanya aliran dana hingga Rp10 miliar memperkuat indikasi bahwa praktik tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan berpotensi melibatkan pihak lain.
Dengan pernyataan tegas dari pihak kejaksaan, publik kini menanti pembuktian di meja hijau ; apakah aliran dana Rp10 Miliar benar-benar akan terungkap secara terbuka, dipastikan menjadi panggung krusial untuk membongkar secara terang siapa saja pihak yang menikmati aliran Dana BTT 2021 tersebut.




















